Senin, 17 Januari 2011

Lagu Hits

Sebelas Maret
Diriku masuk penjara
Awalku menjalani

Proses masa tahanan
...Hidup di penjara
Sangat berat kurasakan
Badanku kurus
Karena beban pikiran

Kita orang yang lemah
Tak punya daya apa-apa
Tak bisa berbuat banyak

Seperti para koruptor
Andai ku Gayus Tambunan
Yang bisa pergi ke bali
Semua keinginannya
Pasti bisa terpenuhi
Lucunya di negeri ini
Hukuman bisa dibeli
Kita orang yang lemah
Pasrah akan keadaan

Tujuh Oktober
Ku bebas dari penjara
Menghirup udara segar
Lepaskan penderitaan
Wahai Saudara
Dan para sahabatku
Lakukan yang terbaik
Jangan Engkau salah arah

Andai ku Gayus Tambunan
Yang bisa pergi ke bali
Semua keinginannya
Pasti bisa terpenuhi
Lucunya di negeri ini
Hukuman bisa dibeli
Kita orang yang lemah
Pasrah akan keadaan

Biarlah semua menjadi kenangan
Kenangan pahit
Dalam hidup ini

Andai ku Gayus Tambunan
Yang bisa pergi ke bali
Semua keinginannya
Pasti bisa terpenuhi

Lucunya di negeri ini
Hukuman bisa dibeli
Kita orang yang lemah

Pasrah akan keadaan

dan anda bisa mendownloadnya disini
http://www.4shared.com/audio/y5ZqFz5q/Andai_Aku_Jadi_Gayus_Tambunan_.html

Sabtu, 15 Januari 2011

Parang

Parang adalah senjata tajam yang terbuat dari besi biasa. Bentuknya relatif sederhana tanpa pernak pernik. Kegunaannya adalah sebagai alat potong atau alat tebas (terutama selak belukar) kala penggunanya keluar masuk hutan. Parang juga digunakan untuk pertanian.

Di Kalimantan parang juga disebut sebagai ambang

Parang juga merupakan senjata khas orang Melayu di kampung-kampung pada zaman dahulu. Sedangkan masyarakat Melayu di Jawa dan Sumatra menjadikan parang sebagai salah satu senjata pertempuran.

Pada masyarakat melayu belitung di daerah belantu parang sebagai peralatan potong sehari-hari sedangkan "sundang" adalah alat mirip parang dengan ukuran yang lebih panjang dan lebih tipis sebagai senjata pertempuran tidak semua pandai besi mempunyai keterampilan membuatnya dimana hanya pandai besi yang mempunyai ilmu besi atau bahasa melayu belitungnya "mantera sendawe besi" yang boleh membuatnya karena senjata ini adalah di buat untuk berperang maka dalam proses pembuatanya pada setiap sepuhan di isilah dengan "mantara sendawe besi" tadi, pada masa berburu mereka membekali diri dengan "parang Lading" dimana bentuknya mirip dengan "pisau komando" namun berbentuk tipis dan lebih panjang, di belitung pisau disebut juga sebagai " pisu' "

Harga parang di pandai besi tergantung dari besi yang digunakan. Bila ada pemesan yang membawa besi milik sendiri, harga satu parang sekitar Rp. 25.000 sebagai upah pengerjaan. Tetapi bila menggunakan stok pembuat harga parang berukuran 50-an cm sekitar Rp. 40.000,- per bilah.

Sampah Elektronik Picu Penurunan IQ

Versi Pertama
Di jaman informasi ini, barang-barang elektronika seperti televisi, komputer, VCD player, tape recorder maupun telepon genggam bukanlah barang asing. Karena bagi sebagian orang, barang-barang tersebut merupakan kebutuhan vital yang harus dipenuhi seperti layaknya sembako.

Tetapi, seperti barang-barang lainnya, suatu saat jika sudah usang ataupun rusak dan tidak dapat lagi diperbaiki, barang-barang tersebut akan menjadi rongsokan alias sampah yang layak untuk dibuang.

Apakah Anda menyadari, sampah dari barang-barang elektronika tersebut berbahaya bagi perkembangan otak manusia? Seperti kita ketahui, rongsokan elektronika ini mengandung sekitar 1000 material, dan sebagian besar dikategorikan sebagai bahan berbahaya, karena merupakan unsur beracun seperti logam berat, diantaranya adalah timbal.

Ketika dibakar, sampah yang mengandung logam berat ini menimbulkan polusi udara (pencemaran timbal) yang sangat berbahaya. Jika dibuang akan menghasilkan lindi (cairan yang berasal dari dekomposisi sampah dan infiltrasi air eksternal dari hujan). Cairan yang sangat konduktif ini masuk ke dalam tanah dan menyebabkan pencemaran air tanah.

Apakah timbal itu? Timbal adalah neurotoksin (racun penyerang saraf) yang bersifat akumulatif dan merusak pertumbuhan otak. Penyerapan timbal ke dalam darah manusia terutama melalui saluran pencernaan dan saluran napas. Sejak lama timbal dituding sebagai penyebab turunnya angka Intellectual Quotient.

Dari sebuah riset yang dilakukan Puji Lestari, staf pengajar dan peneliti jurusan Teknik Lingkungan ITB Bandung menunjukkan, adanya hubungan invers (terbalik) kandungan timbal terhadap angka IQ, semakin tinggi kadar timbal dalam darah, semakin rendah poin IQ-nya.

Sedangankan penelitian yang dilakukan oleh Muhamad Khidri Alwi, peneliti dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Makasar menyebutkan, setiap kenaikan kadar timbal 10 mkgr/dl dalam darah, memicu penurunan IQ sebesar 2,5 poin. Penurunan ini sudah dimulai ketika kadar timbal di atas ambang batas 10 mkgr/dl.

credit to kapanlagi.com

Versi Kedua


Salah seorang kenalan DHINATACOM pernah bercerita tentang pengalamannya sewaktu bekerja dan tinggal di Jepang. Disana sampah berupa barang elektronik merupakan hal yang sudah lumrah.

Malah pernah ada seorang pemilik rumah yang membuang kipas angin miliknya cuma karena kabelnya putus!

Padahal para ilmuwan secara kompak berpendapat bahwa masalah yang berkaitan dengan sampah berupa barang elektronik merupakan bahaya yang paling mengancam kelangsungan hidup di planet bumi kita, setelah masalah pemanasan global. Ya, dunia saat ini memang sudah dipenuhi oleh berbagai barang elektronik yang canggih namun ternyata dapat membahayakan kelangsungan makhluk hidup lainnya ketika benda tersebut menjadi sampah dan tidak digunakan dengan bijaksana.

Fakta lebih lanjut adalah perkiraan dari PBB yang menyatakan bahwa ada 20 hingga 50 juta ton sampah elektronik yang dihasilkan setiap tahun. 70% dari limbah tersebut dibuang dinegara-negara miskin dan berkembang.

Parahkan?

Padahal limbah tersebut merupakan sumber racun bagi manusia dan lingkungan sekitarnya karena pada saat proses pembuatan perangkat elektronik juga menggunakan berbagai macam bahan beracun. Jadi sudah pasti sangat berbahaya jika hal ini terus menerus dibiarkan terjadi tanpa adanya tindakan yang dapat mencegahnya.


Tips buat menangani hal semacam ini
* Jaga dan Rawat barang elektronik milik kita. Handphone, Mp3/Mp4 player, iPod, serta berbagai benda elektronik dirumah seperti Tv, DVD player, kipas angin, komputer dan barang elektronik lainnya memiliki ‘umur’ yang mengukur masa penggunaannya. Semakin sering digunakan maka masa penggunaan barang tersebut juga semakin berkurang. Jadi gunakan barang-barang tersebut secara bijak. Kalau perlu Kamu bisa mematikannya jika sedang benar-benar tidak digunakan dan diperlukan. Tips lebih langkapnya bisa dibaca di artikel Menghadirkan Green Technology Di Rumah. Jangan lupa juga untuk merawatnya agar lebih awet, ikuti saran dari produsen barang tersebut karena produsennya adalah pihak yang paling tahu cara yang TEPAT untuk merawatnya.
* Coba usahakan untuk memperbaikinya. Kalau memang ternyata ada yang rusak, coba untuk memperbaikinya terlebih dahulu. Mungkin aja masalahnya itu gak terlalu parah seperti yang kita bayangkan. Tanyakan solusi untuk memperbaikinya pada tukang servis kenalan Kamu karena kalau sudah kenal biasanya segala cara akan diusahakan untuk memperbaikinya,dan juga ongkos servisnya bisa lebih murah hehehe…
* Daur ulang sampah elektronik kamu. Kalau memang gak bisa diperbaiki juga maka terpaksalah benda tersebut menjadi sampah. Eeittss, tapi jangan langsung dibuang. Beberapa malah bisa Kamu manfaatkan kembali. Misalnya, salah satu barang elektronik yang sering rusak adalah Stick PlayStation. Kamu bisa memanfaatkannya dengan mengambil bagian-bagian dari barang tersebut yang masih bagus seperti kabel, casing, tombol, karet, papan sirkuit didalamnya (PCB) dan lainnya. Jadi kalau ada stick PS yang rusak salah satu spare partnya kamu bisa ambil spare part yang masih bagus dari Stick rusak yang kamu simpan tadi.
* Ikut Kompetisi Website Kompas MuDA – IM3. Hehehe… dengan ikut event ini berarti Kamu mendukung tim Kompas MuDA (www.mudaers.com) untuk mengajak orang lain menjadi sahabat bumi :)

Bobobo-Bobo-Bobo

Bobobo-bo Bo-bobo (ボボボーボ・ボーボボ, Bobobōbo Bōbobo?) adalah manga karya Yoshio Sawai, diterbitkan oleh Shueisha di Jepang secara berseri dalam majalah Weekly Shonen Jump. Bobobo-bo Bo-bobo juga telah diangkat ke bentuk anime. Di Jepang, Shueisha menerbitkan manga ini sampai 2005, dan sejak Januari 2006 diteruskan dengan Shinsetsu Bobobō-bo Bō-bobo yang juga telah berakhir pada Juli 2007. Seri anime diciptakan oleh Toei Animation dan terdiri dari 76 episode dari 2003 sampai 2005 ditayangkan oleh TV Asahi

Bobobo-Bobo-Bobo juga pernah ditayangkan di indonesia tapi hanya sesaat kemungkinan dikarenakn anime ini terlalu gaje alias gak jelas, walaupun begitu manganya sudah selelai diterbitkan secara lengkap

Bobobo-bo Bo-bobo adalah banci salon sekaligus perwakilan bonek dari Taman Lawang.Konon,ia merupakan keturunan manusia berbulu.Karena itu,dia bisa mengeluarkan bulu dari hidung,kelek,mulut,dan pusar. Karena merupakan anggota bonek sekaligus banci,dia senang melakukan hal-hal yang diluar akal manusia.Seperti merampok dengan senjata berupa taplak,melempari orang dengan harimau,hingga makan daun pisang yang sudah ada di tong sampah selama 3 hari.Karena itu,banyak makhluk aneh tinggal di dalam rambutnya.

Gaje kan ? karakter utamanya saja begitu bagaimana dengan ceritanya ?
jika anda penasaran silahkan beli manganya atau tonton saja animenya
credit to wikipedia n tolololpedia

Tahukah Anda Part 1


Betok adalah nama sejenis ikan yang umumnya hidup liar di perairan tawar. Ikan ini juga dikenal dengan beberapa nama lain, bethok atau bethik dalam bahasa Jawa, puyu dalam bahasa Malaysia atau pepuyu dalam bahasa Banjar. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai climbing gouramy atau climbing perch, merujuk pada kemampuannya memanjat ke daratan. Nama ilmiahnya adalah Anabas testudineus

Dan tahukah anda bahwa ikan betok dapat diolah menjadi masakan terkenal yang enak dari daerah Banjarmasin yang sering disebut Pepuyu bakar